You are currently viewing Wishnu Utama, Layanan Transformative Teknologi 5G Akan Segera Hadir di Indonesia.

Wishnu Utama, Layanan Transformative Teknologi 5G Akan Segera Hadir di Indonesia.

(wartaKominfo) – Perjalanan panjang perkembangan 5G dimulai oleh NASA di tahun 2008. Lalu, diikuti oleh kementerian riset dan teknologi Korea Selatan di tahun yang sama. Berturut-turut, berbagai institusi mulai melakukan riset tentang 5G, seperti New York University yang menemukan NYU Wireless, University of Surrey yang menginvestasikan dana hingga 35 juta euro untuk riset 5G dan lain sebagainya. 5G menggunakan spektrum dalam rentang frekuensi LTE antara 600 MHz hingga 6 Ghz. 5G umumnya baru diperkenalkan di tahun 2018 dan menjalani proses uji coba di beberapa negara. Misalnya, di Britania Raya, koneksi 5G memiliki kecepatan unduh hingga 2,8 Gbps. Memang, 5G digadang-gadang lebih cepat 20 kali lipat dari 4G.

Wishnu Utama Komisaris utama Telkomsel dalam Video Editorial pengenalan layanan 5G pada 15 mei 2021, menyampaikan 5G akan menjadi teknologi paling transformative di era ini,

“Layanan 5G akan akan menjadi teknologi paling transformative di era ini, saya percaya, saya juga percaya teknologi 5G akan menjadi game changer bagi Indonesia. kita bisa lihat dari 4G sudah melahirkan banyak industri, hiburan, media sosial, serta tumbuhnya unicorn bahkan decacorn, dengan 4 G sendiri berbagai layanan online bisa dinikmati dengan mudah oleh penduduk Indonesia. Mulai dari Transportasi, delivery order, games, online shopping, pembayaran online serta streaming berbagai layan televisi online, itu baru layanan 4G. bayangkan bagaimana kemudian kehadiran 5G dapat menjadi perkembangan teknologi terbaru bagi kemajuan Indonesia kedepannya” Ujar Wishnu Utama.

5G sendiri merupakan teknologi wireless generasi ke lima yang akan meningkatkan kualitas layanan data jarak jauh lebih baik dari 4G. kecepatan data 5G bisa mencapai 20 Gigabits per detik atau dua puluh kali cepat dari 4G.

“kecepatan data 5G bisa mencapai 20 Gigabits per detik atau dua puluh kali cepat dari 4G, sederhananya untuk mendownload video berdurasi 2 ham kita hanya membutuhkan beberapa detik. Kepadatan koneksi dalam mengakomodir 10 lebih banyak perangkat/devices. Implementasi ini bisa menghasilkan nilai ekonomi global hingga mencapai 13,2 USD Triliun, dan menghasilkan 22,3 juta lapangan pekerjaan yang tercipta dengan hadirnya teknologi 5G. Bukan hanya menghasilkan lapangan pekerjaan baru namun juga lapangan pekerjaan yang ramah lingkungan. Selain itu juga melahirkan profesi baru yang membuat Indonesia semakin berdaya” Tutup Wisnu Utama.

Wishnu utama juga menjelaskan 5G dapat menginspirasi inovasi baru yang tetap menjaga bumi tetap hijau, karena inovasi yang diciptakan berbasis internet. Termasuk didalamnya pengolahan pangan dan sampah, Wisnu juga berharap kedepannya melalui layanan 5G Indonesia dapat mengintregasikan dunia digital dan fisik mulai dari memenuhi kebutuhan konsumen atau dunia usaha. Layan 5G akan segera hadir di Indonesia diakhir 2021. Layanan 5G ini diharapakan dapat membuka peluang bagi anak muda untuk berdaya di era digital.
(Diskominfo/Patli)